Brebesnews24.com
Galuh timur, Tonjong, BREBES | – Sumyati, Wanita berusia 49 tahun yang bertempat tinggal di Dukuh Makamdawa RT 05 RW 03, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, telah dilaporkan hilang sejak pagi hari Minggu (18/1/2026). Hingga Sore hari Senin (19/1/2026), keberadaannya masih belum dapat ditemukan, sehingga upaya pencarian terus dilakukan oleh warga sekitar, relawan, dan pihak terkait.
Untuk diketahui dari penuturan Warga yang ikut melakukan pencarian, diketahui bahwa Sumyati mempunyai “Penyakit bawaan” inilah mengapa warga, Aparat pemerintahan desa khawatir dengan kondisinya,.
Sumyati diketahui meninggalkan kediamannya pada hari Minggu sekitar pukul 09.30 WIB. Pada saat terakhir terlihat oleh keluarga, ia mengenakan pakaian kaos oblong warna abu-abu yang pas di tubuhnya dan celana panjang warna hijau tua. Dari informasi yang diperoleh, perempuan tersebut memiliki ciri fisik yang khas: tubuhnya kurus langsing, rambutnya lurus dengan panjang hingga sepinggang, serta warna kulitnya sawo matang yang mudah dikenali.
Beberapa saksi telah memberikan informasi mengenai keberadaan Sumyati sebelum hilang secara total. Sunaryo, sebagai saksi pertama, menyaksikannya sekitar pukul 11.30 WIB sedang berjalan ke arah barat, masih berada di dalam area permukiman warga Desa Galuhtimur. Setelah menyadari bahwa arah perjalanan Sumyati tidak jelas tujuan, saksi tersebut segera menghubungi suami Sumyati melalui telepon untuk memberitahukan kondisi tersebut.
Tak lama kemudian, saksi kedua bernama Abu Syaeri mengaku sempat bertemu dengan Sumyati ketika ia sedang berjalan menuju arah gubug yang berada di kawasan Perhutani. Sedangkan saksi ketiga, Sulis, melihatnya sekitar pukul 14.00 WIB bergerak ke arah Bukit Ipik, sebuah lokasi yang menjadi salah satu titik fokus dalam upaya pencarian.


Kepala Desa Galuhtimur, Subandi, Melalui Sekretaris Desa Muhajir ketika di konfirmasi Media Brebesnews24.com membenarkan adanya laporan kehilangan warganya atas nama Sumyati, yang diterimanya dari keluarga korban.
Menanggapi hal ini, langkah awal yang diambil adalah mengorganisir warga sekitar dan relawan untuk melakukan penyisiran di seluruh area yang diduga pernah dilalui oleh Sumyati. “Pencarian pertama kali dilakukan mulai dari siang hingga malam hari Minggu, dan dihentikan sementara sekitar pukul 23.30 WIB karena kondisi malam yang kurang mendukung,” jelasnya,
Sayangnya, meskipun telah menyisir berbagai titik, belum ditemukan tanda-tanda atau keberadaan Sumyati pada saat itu.
Hingga berita ini di tulis aktivitas pencarian masih berlangsung, walaupun harus ” Berjibaku” dengan waktu dan keadaan cuaca yang kurang bersahabat,
Unsur yang terlibat opsar Makam Dawa, 19 Januari 2026:
BASARNAS
BPBD BREBES
TAGANA
SARDA JATENG
PMI BREBES
MDMC
DAMKAR unit Bumiayu
RAPI
WIPALA
RELAWAN GUNUNG SLAMET
MASYARAKAT DESA GALUH TIMUR
RELICA
Team relawan di hari ini lebih fokus menyisir area Bukit Ipik, kawasan hutan yang dikelola Perhutani, serta seluruh jalur yang telah dilalui Sumyati sesuai dengan informasi dari para saksi. Setiap orang yang terlibat dalam pencarian berharap dapat segera menemukan Sumyati dalam kondisi selamat dan dapat segera kembali ke keluarga.
Keluarga Sumyati beserta warga setempat mengajak seluruh masyarakat yang memiliki informasi apapun mengenai keberadaan perempuan tersebut, atau pernah melihat sosok yang sesuai dengan ciri-ciri Sumyati, untuk segera melaporkannya kepada keluarga langsung, aparat desa Galuhtimur, atau petugas yang sedang terlibat dalam proses pencarian. Informasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi petunjuk penting untuk mempercepat upaya menemukan Sumyati dengan Selamat agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga.
(BN24)

