BerandaINFO DESAKotak Amal Masjid At-Takwa Talok Timur Bumiayu Jadi Sasaran: Pria Bermodus Salat...

Kotak Amal Masjid At-Takwa Talok Timur Bumiayu Jadi Sasaran: Pria Bermodus Salat Dhuha Gagal Beraksi, Kabur Tanpa Alas Kaki

Brebesnews24

Dukuhturi, Bumiayu,BREBES | – Kejahatan yang menodai tempat ibadah kembali tercatat di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Kali ini, percobaan pencurian kotak amal terjadi di Masjid At-Takwa, wilayah Talok Timur RT 05/RW 06, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu. Seorang pria tidak dikenal berniat buruk dengan menyamar sebagai jemaah yang hendak beribadah, namun aksinya gagal terungkap dan ia terpaksa melarikan diri dengan tergesa-gesa hingga meninggalkan barang pribadinya.

Peristiwa berlangsung pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, saat suasana masjid masih sepi dan tenang. Berdasarkan rekaman CCTV warga dan keterangan saksi, pelaku datang sendirian mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio. Ia masuk ke lingkungan masjid dengan sikap tenang, seolah-olah akan melaksanakan salat Dhuha seperti jemaah lainnya.

Namun di balik penampilan yang tampak saleh itu, tersembunyi niat jahat. Setelah duduk beberapa saat dan mengamati keadaan sekitar, pria tersebut perlahan mendekati kotak amal yang diletakkan di area dalam masjid. Ia terlihat berusaha mencongkel gembok pengaman kotak amal itu, berharap bisa mengambil uang sumbangan umat tanpa diketahui siapa pun.

Gerak-geriknya yang tidak wajar—sering menoleh ke kanan-kiri dan bertindak sembunyi-sembunyi—membuat warga yang kebetulan berada di sekitar masjid mulai curiga dan mengawasi gerak-geriknya dari jarak aman. Saat menyadari aksinya sudah terpantau warga, pelaku langsung panik. Ia membatalkan niatnya mengambil uang, berbalik arah, dan lari meninggalkan lokasi tanpa sempat membawa hasil curian. Karena terburu-buru, ia bahkan meninggalkan sepasang sepatu yang dipakainya di depan masjid, lalu naik motor dan kabur dalam keadaan tanpa alas kaki.

Peristiwa ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Desa Dukuhturi, Andi Kuswoyo. Menurutnya, warga setempat sudah melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Desa agar menjadi perhatian bersama.

“Benar kejadiannya kemarin. Warga sudah melapor, dan kami sampaikan hal ini agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati terhadap orang asing yang berperilaku mencurigakan di lingkungan masjid atau tempat ibadah,” ujar Andi, Kamis (4/6/2026).

Meski warga merasa geram atas perbuatan yang sangat tidak terpuji ini, Andi tetap mengingatkan agar tidak ada pihak yang bertindak main hakim sendiri jika nanti bertemu atau mengenali pelaku. Segala bentuk gangguan keamanan atau tindak kejahatan wajib dilaporkan kepada pengurus masjid maupun aparat berwenang agar penanganannya sesuai jalur hukum.

Kasus ini menambah panjang daftar percobaan pencurian kotak amal yang kerap terjadi di berbagai wilayah, termasuk di kawasan Bumiayu dan sekitarnya. Hal ini sangat disayangkan, mengingat uang di dalam kotak amal adalah hasil sumbangan tulus masyarakat yang diperuntukkan untuk kegiatan keagamaan, bantuan sosial, pemeliharaan tempat ibadah, dan kemaslahatan umat secara luas.

Warga Desa Dukuhturi khususnya wilayah Talok Timur, Bumiayu, berharap pelaku segera teridentifikasi dan tertangkap, sehingga tidak lagi mengulangi perbuatannya di masjid lain atau tempat ibadah lainnya. Masyarakat juga diimbau, jika mengenali ciri-ciri pelaku atau memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian ini, segera menyampaikannya kepada pengurus masjid atau aparat setempat demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

(BN24)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News