BerandaHUKUMKRIMINALKomplotan Maling Pembobol Sekolah Digulung Polisi: Aset Pendidikan Digasak, Warga Bumiayu Akhirnya...

Komplotan Maling Pembobol Sekolah Digulung Polisi: Aset Pendidikan Digasak, Warga Bumiayu Akhirnya Bernafas Lega

Brebesnews24

Bumiayu,BREBES | – Teror pembobolan dan pencurian yang sebelumnya sangat meresahkan. Komplotan maling ini berani menggasak aset sekolah yang notabene untuk menunjang pendidikan anak-anak bangsa, malah dijarah habis oleh tangan-tangan jahat ini. Namun, kejahatan yang membuat darah mendidih itu akhirnya sampai pada akhir yang memuaskan. Jajaran kepolisian bergerak tegas dan cepat, hingga akhirnya berhasil membekuk dua orang yang diduga kuat menjadi pelaku utama di balik sederet aksi biadab yang mengguncang wilayah Bumiayu dan sekitarnya.

Operasi penangkapan dilakukan oleh tim Reserse Polsek Bumiayu pada Selasa (19/5/2026) malam. Dua tersangka berhasil diamankan saat sedang berusaha melancarkan aksinya. Mereka adalah PL (21), warga Kecamatan Bumiayu, dan AG (15), seorang pelajar yang berdomisili di Kecamatan Paguyangan.

Penggerebekan ini menjadi jawaban nyata atas segala kekhawatiran dan kemarahan masyarakat, pasca insiden pembobolan yang menimpa SDN Dukuhturi 02 dan SDN Dukuhturi 03 beberapa waktu lalu. Di dua sekolah itulah pelaku bertindak beringas, menggasak laptop dan uang tunai yang menjadi kebutuhan operasional sekolah. Mereka masuk dengan cara mencongkel paksa jendela dan pintu ruang guru hingga rusak parah, menyambar barang berharga, lalu mengacak-acak isi ruangan sepuas hati.

Bukan hanya mengambil harta, para pelaku juga melampiaskan kekesalan dengan cara yang sangat merugikan dunia pendidikan. Tinta printer sengaja ditumpahkan ke mana-mana, membasahi buku-buku pelajaran, berkas penting, hingga menodai tembok sekolah. Kerusakan yang ditinggalkan begitu parah dan memicu kemarahan besar para guru maupun warga sekitar.

Kapolsek Bumiayu, AKP Edi Mardiyanto, membenarkan penangkapan kedua tersangka tersebut. Ia menjelaskan, keberhasilan ini berawal dari laporan warga yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam dan pemantauan ketat di titik-titik rawan. Polisi memasang jaring pengaman dan menyusun strategi jebakan hingga akhirnya pelaku ketahuan basah saat sedang beraksi di salah satu lokasi sekolah.

“Benar, keduanya sudah kami amankan dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan serta penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKP Edi, Rabu (20/5/2026).

Dari hasil interogasi awal, kedua pelaku mengaku tidak hanya beraksi di satu dua tempat saja. Mereka mengakui telah berulang kali membobol dan mencuri di berbagai Sekolah Dasar yang tersebar di wilayah Bumiayu hingga ke daerah Paguyangan. Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan mereka untuk mengungkap seluruh lokasi yang pernah menjadi sasaran kejahatan, sekaligus memastikan apakah masih ada pihak lain yang terlibat dalam jaringan kejahatan ini.

Kini, warga Bumiayu mulai bisa bernapas lega. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa kejahatan yang merugikan masa depan pendidikan anak bangsa tak akan dibiarkan berlalu begitu saja, dan hukum akan tetap tegak membela kepentingan bersama.

(BN24)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News