Brebesnews24
Adisana, BREBES |— Maraknya pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, kembali memakan korban.
Kali ini, sepeda motor milik seorang relawan dapur SPPG Adisana 2 raib digondol maling saat dini hari, Rabu (20/5/2026), menambah daftar panjang keresahan warga terhadap aksi curanmor yang belakangan semakin nekat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.05 WIB di area dapur SPPG Adisana 2 yang ada di kawasn jalan lingkar Bumiayu. Motor yang hilang diketahui milik Sifak (39), relawan bagian pengolahan makanan.
Kepala SPPG Adisana 2, Dafa, mengatakan korban datang bekerja seperti biasa sejak tengah malam. Motor diparkir di area sekitar dapur dan sempat dianggap aman karena aktivitas relawan masih berlangsung.
Namun situasi berubah ketika salah satu rekan korban hendak keluar membeli sesuatu dan meminjam motor tersebut sekitar pukul 04.20 WIB. Saat kunci kontak diberikan, motor ternyata sudah tidak berada di lokasi parkir.
“Awalnya dikira dipindah, ternyata setelah dicek memang sudah hilang,” ujar Dafa.
Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan seorang pelaku beraksi seorang diri. Pelaku mengenakan jaket gelap dan masker hitam.
Dengan cepat ia diduga menggunakan kunci T untuk menyalakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi G 2433 CMG sebelum membawanya keluar dari area dapur.
Aksi itu terjadi hanya dalam hitungan menit. Minimnya pengawasan pada jam-jam rawan dini hari diduga dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya dengan leluasa.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Bumiayu disebut sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah keterangan untuk memburu pelaku.
Peristiwa ini kembali menjadi alarm bagi warga Bumiayu terkait meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor.
Dalam beberapa waktu terakhir, laporan kehilangan motor disebut semakin sering terjadi, baik di permukiman, area parkir, hingga lingkungan aktivitas warga.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pelaku curanmor dinilai semakin berani menyasar lokasi yang dianggap aman, bahkan saat masih ada aktivitas orang di sekitar tempat kejadian.
Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan pada malam hingga dini hari.
Penggunaan kunci ganda, parkir di area tertutup, hingga pemasangan CCTV tambahan dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku curanmor yang kini semakin meresahkan.
(BN24)

