BerandaPEMERINTAHANTMMD Reguler Ke-127 Kodim 0713/Brebes Resmi Ditutup: Kolaborasi untuk Membangun Desa Cikuya...

TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0713/Brebes Resmi Ditutup: Kolaborasi untuk Membangun Desa Cikuya Sebagai Fondasi Pertahanan dan Ekonomi Nasional

Brebesnews24.com

BREBES | – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang berpusat di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, resmi ditutup dengan capaian 100 persen pada hari Rabu (11/3/2026). Upacara penutupan yang dilaksanakan secara khidmat dipimpin oleh Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Abdul Hanis, S.I.P., M.Si., CGRA, yang mewakili Pangdam IV/Diponegoro.

Dalam amanat yang dibacakan, ditegaskan bahwa program ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” sebagai bentuk komitmen TNI dalam memperkuat desa sebagai pijakan utama bagi pertahanan dan perekonomian nasional.

Fokus utama pembangunan dalam TMMD edisi kali ini adalah pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter. Infrastruktur tersebut menghubungkan Desa Cikuya (Kecamatan Banjarharjo) dan Desa Pamedaran (Kecamatan Ketanggungan), yang sebelumnya membuat warga Pamedaran harus melakukan perjalanan memutar melalui Kecamatan Bumiayu selama lebih dari 3 jam untuk mencapai pusat Kota Brebes. Berkat kerja Satgas TMMD yang dikomandoi Dansatgas Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int, akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pasar kini menjadi lebih singkat dan efisien.

Selain pembangunan jalan, program juga mengimplementasikan inisiatif unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan menyediakan solusi untuk kebutuhan dasar masyarakat. Beberapa komponen utama yang diselesaikan meliputi:

TNI AD Manunggal Air: Pembangunan instalasi air bersih yang menjangkau rumah warga yang sebelumnya mengalami kesulitan pasokan air pada musim kemarau.

Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Pembenahan hunian bagi masyarakat prasejahtera.

Ketahanan Pangan: Perluasan lahan pertanian serta kegiatan reboisasi dengan bibit tanaman keras untuk menjaga keseimbangan ekosistem desa.

“Pembangunan yang dimulai dari desa merupakan strategi untuk pemerataan ekonomi. Desa diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan yang memiliki daya saing di masa mendatang,” ujar Brigjen TNI Abdul Hanis dalam pidatonya.

Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menekankan sisi kemanusiaan melalui berbagai layanan sosial selama satu bulan pelaksanaan. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, donor darah, dan pengobatan gratis.

Selain itu, diberikan pula edukasi strategis berupa penyuluhan Wawasan Kebangsaan, pencegahan stunting, serta kesadaran hukum terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta bahaya narkoba, dengan narasumber dari berbagai instansi terkait.

Pangdam IV/Diponegoro melalui Kapok Sahlinya memberikan penghargaan kepada Bupati Brebes, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polri, dan organisasi kemasyarakatan atas sinergi yang terbangun. Hal ini membuktikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi terintegrasi, bukan upaya parsial.

“Kepada jajaran Dansatgas, segera lakukan evaluasi secara menyeluruh terkait pelaksanaan program. Bagi masyarakat, saya mohon untuk merawat dan memelihara jalan serta seluruh fasilitas yang telah dibangun agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pesannya pada akhir upacara.

Dengan penutupan TMMD Reguler ke-127, harapan baru tumbuh di wilayah Desa Cikuya yang dikelilingi perkebunan dan persawahan. Meskipun tugas pembangunan fisik telah selesai, semangat kemanunggalan yang terjalin diharapkan tetap lestari dalam kehidupan masyarakat Brebes.

(BN24)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News