Brebesnews24
BREBES | – Pagi itu, halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes terasa penuh semangat dan harapan. Di bawah langit yang cerah, suasana haru bercampur rasa bangga menyelimuti seluruh yang hadir. Tepat pukul 08.30 WIB, sepuluh atlet muda sepak bola secara resmi dilepas untuk melangkah ke ajang seleksi Soekarno Cup 2026 di Salatiga. Mereka bukan sekadar sekelompok pemain biasa—mereka adalah utusan terbaik dari 17 kecamatan di Brebes, yang membawa harapan dan harga diri seluruh warga kabupaten untuk bertanding di Stadion Kridanggo Salatiga. Sabtu (13/6/2026)
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Ferri Anggrianto, SE, didampingi oleh staf DPC, Mbak Retno. Kesepuluh pemain ini merupakan hasil penyaringan yang sangat ketat dari seluruh PAC se-Kabupaten Brebes. Selama persiapan, mereka tidak hanya ditempa kemampuan teknik bermain bola, tetapi juga dibentuk semangat juang dan karakter yang kuat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H. Charudin, bersama Bendahara DPC, Mas Heri Pasaribu, SH., MH., turut hadir dan memberikan dukungan penuh. Keduanya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet binaan DPC PDI-P Brebes, serta mendoakan agar mereka mampu mengharumkan nama daerah dan membawa kejayaan bagi partai.

“Anak-anakku, kalian adalah atlet terbaik yang dimiliki Brebes saat ini,” tegas Ferri Anggrianto dalam sambutannya dengan nada mantap. “Dengan semangat dan kekuatan juang yang kalian miliki, nama Brebes akan bersinar terang di sana. Ingat, kalian tidak berangkat sendirian, kalian membawa doa dan dukungan dari seluruh warga satu kabupaten ini.”
Seleksi di Salatiga akan berlangsung selama dua hari, dimulai hari ini pukul 13.00 WIB. Bagi yang berhasil lolos, langkah selanjutnya adalah mengenakan seragam kebanggaan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah pada ajang utama Soekarno Cup 2026 yang digelar di Surabaya pada Juli mendatang. Jalannya perjuangan sudah jelas: tembus seleksi Salatiga, ikuti pemantapan di Magelang, lalu melaju ke babak puncak di Surabaya.
“Dari kesepuluh orang ini, saya sangat yakin setidaknya ada yang bisa menembus tahap berikutnya. Semoga Tuhan mengabulkan,” lanjut Ferri Anggrianto, disambut sorak semangat dari hadirin. “Ingat satu hal: lawan boleh saja memiliki nama besar, namun mental juang anak Brebes tidak akan pernah kalah.”
H. Charudin pun menyampaikan pesan mendalam bagi para atlet. Ia mengingatkan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan dan gotong royong di atas lapangan. “Meraih kemenangan memang menjadi tujuan utama, namun menjaga martabat dan nama baik Brebes adalah hal yang tidak boleh ditawar. Jadikan ajang ini sebagai batu loncatan menuju karier sepak bola yang sesungguhnya,” pesannya.
Sementara itu, Bendahara DPC, Mas Heri Pasaribu, menegaskan komitmen penuh partai dalam mendukung pembinaan generasi muda. “Dunia olahraga adalah tempat terbaik untuk menempa karakter. DPC PDI Perjuangan Brebes akan terus mendampingi, mulai dari perlengkapan latihan, asupan gizi, hingga kebutuhan pendukung lainnya. Ini adalah wujud nyata dari politik yang berpihak pada rakyat,” jelasnya.

Perlu diketahui, Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kejuaraan biasa. Ajang ini dirancang sebagai sarana menjaring dan membina bibit atlet muda nasional dari setiap daerah, sekaligus menjadi penghormatan bagi Bung Karno—sang Proklamator—yang memandang sepak bola sebagai sarana ampuh mempersatukan bangsa Indonesia. Tahun ini, Surabaya ditetapkan sebagai tuan rumah babak final yang paling bergengsi.
Mewakili rekan-rekannya, sang kapten tim yang berasal dari PAC Bumiayu menyatakan kesiapan penuh. “Kami sudah berlatih secara rutin selama tiga bulan terakhir. Kami mohon dukungan dan doa dari semuanya. Kami ingin membuktikan bahwa anak muda Brebes juga mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat Jawa Tengah,” ucapnya sambil mengepalkan tangan tanda siap tempur.
Di penghujung acara, seluruh pengurus partai, orang tua atlet, dan kader dari berbagai PAC berkumpul untuk melantunkan doa bersama. Diiringi kibaran Bendera Merah Putih dan panji kebanggaan partai, kendaraan yang membawa para singa lapangan pun melaju meninggalkan halaman kantor.
Sebagai pesan penutup, Ferri Anggrianto kembali menegaskan semangat perjuangan: “Bermainlah dengan sepenuh hati, dan pulanglah dengan membawa prestasi. Jika terjatuh, bangkitlah kembali. Jika menang, tetaplah rendah hati. Jaga nama baik Brebes dimanapun kalian berada. Tunjukkan kepada semua orang bahwa dari kota penghasil bawang ini, lahir singa-singa lapangan yang tangguh. Teruslah berjuang, raih kesempatan untuk membela tim DPD Jawa Tengah!”
(BN24)
