BerandaVIRALTujuh Hari Menyisir Hutan Wanatirta, Operasi Pencarian Lansia Naruh Resmi Ditutup

Tujuh Hari Menyisir Hutan Wanatirta, Operasi Pencarian Lansia Naruh Resmi Ditutup

Brebesnews24

Wanatirta, BREBES | – Harapan bertemu kembali dengan Naruh (78 tahun), warga Desa Wanatirta yang hilang di kawasan hutan setempat, kini harus berakhir sementara. Setelah berjuang menyisir setiap jengkal medan selama tujuh hari berturut-turut, Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian pada Minggu (5/7/2026).

Sejak pagi hari terakhir pencarian, Unit Siaga SAR Brebes bersama seluruh personel gabungan kembali memperluas jangkauan penyisiran. Perhatian utama diarahkan ke lokasi yang dinilai paling berpotensi: jurang yang dalam, aliran sungai berarus deras, hingga lereng perbukitan yang terjal dan licin.

Untuk memaksimalkan upaya, tim dibagi menjadi dua kelompok pencarian. SRU 1 bergerak menyusuri jalur darat dari titik terakhir korban terlihat menuju arah utara, sementara SRU 2 menyisir jalur ke arah selatan. Langkah kaki personel tak henti meskipun harus menembus belukar berduri, melintasi tanah becek, dan menaklukkan ketinggian yang sulit dijangkau.

Selain penyisiran langsung di lapangan, tim juga menyebarkan informasi luas kepada warga yang beraktivitas di kebun, ladang, maupun kawasan hutan. Masyarakat diminta turut mengawasi dan segera melapor jika menemukan barang peninggalan maupun tanda-tanda keberadaan lansia tersebut.

Namun, tantangan medan menjadi penghalang berat sepanjang operasi. Rimbunnya pepohonan yang menutup pandangan, tebing curam yang berisiko, serta jarak pandang yang terbatas membuat pekerjaan tim jauh dari mudah.

Koordinator Tim SAR, M. Abdullah, menjelaskan seluruh tahapan pencarian telah dijalankan sesuai prosedur standar Basarnas. Dukungan penuh juga datang dari relawan dan warga setempat yang turut terjun membantu selama tujuh hari terakhir.

“Sampai hari ketujuh ini, korban belum berhasil kami temukan. Sesuai aturan yang berlaku, operasi SAR resmi kami tutup dan status Naruh dinyatakan masih hilang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemantauan tetap akan dilakukan. Jika kelak muncul petunjuk atau informasi baru yang valid, pintu operasi pencarian akan dibuka kembali kapan saja.

(Red)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News