BerandaBERITATransparansi Jadi Kunci: Warga Desa Jubang Terima Laporan BUMDes Dengan Catatan Penting.!

Transparansi Jadi Kunci: Warga Desa Jubang Terima Laporan BUMDes Dengan Catatan Penting.!

Brebesnews24

BULAKAMBA, BREBES | – Suasana di ruang kerja Kantor Kecamatan Bulakamba tampak hidup dan penuh perhatian pada Sabtu, 9/5/2026. Mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, ruangan itu menjadi tempat pertemuan berbagai unsur yang membahas pengelolaan keuangan dan program Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. Musyawarah Masyarakat Desa Jubang berlangsung dengan suasana yang hangat namun tetap tegas, dihadiri oleh pejabat pemerintah, aparat keamanan, pengurus desa, serta perwakilan warga yang ingin memastikan penggunaan anggaran berjalan dengan baik dan terbuka.

Hadir secara langsung dalam kegiatan ini adalah Camat Bulakamba Setiawan Nugroho, Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi, perwakilan Danramil, serta Pendamping Desa. Dari lingkungan Desa Jubang turut hadir Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, pengurus BUMDes dari masa jabatan sebelumnya dan yang sedang menjabat, serta tokoh pemuda dan warga. Sebanyak 20 orang peserta berkumpul dengan satu tujuan utama, yaitu mendapatkan penjelasan yang jelas atas pengelolaan dana BUMDes selama periode 2021 hingga 2026.

Koordinator Tokoh Pemuda, Abdul Haris, menyampaikan bahwa kehadiran warga bukan sekadar memenuhi prosedur. Mereka meminta agar seluruh catatan keuangan dibuka secara rinci, termasuk hasil untung rugi dari tujuh program unggulan yang telah dijalankan. Mulai dari usaha penggilingan padi, pengelolaan sampah, perdagangan beras, layanan pembayaran, penyediaan air bersih, penjualan minyak goreng, hingga program ketahanan pangan berupa penanaman padi dan budidaya ikan lele.

Menjawab permintaan tersebut, Sunarto selaku mantan Direktur BUMDes menyampaikan rincian dana yang telah diterima selama masa baktinya. Secara keseluruhan, total dana yang masuk mencapai Rp296 juta yang digunakan untuk berbagai keperluan pembangunan dan pengembangan usaha. Mulai dari pembangunan gudang, pembelian mesin produksi, hingga pendanaan usaha dagang. Ia juga menegaskan bahwa laporan kegiatan tersebut sebelumnya sudah disampaikan dan disetujui dalam forum musyawarah desa.

Sementara itu, Direktur BUMDes yang baru menjabat di tahun 2026, Fais Awaludin, menjelaskan bahwa dirinya baru memegang tugas sehingga hanya dapat memberikan keterangan untuk program yang berjalan saat ini. Ia memastikan kegiatan ketahanan pangan terus berlangsung dan berjanji akan menyusun laporan lengkap pertanggungjawaban pada akhir tahun 2026 mendatang.

Kepala Desa Jubang, Abdulah, menyambut baik pertemuan ini sebagai langkah perbaikan. Ia mengakui masih ada kekurangan dalam sistem administrasi pencatatan yang perlu dibenahi. Salah satu masalah yang menjadi sorotan utama adalah layanan pengelolaan sampah yang kurang berjalan optimal, di mana pengangkutan seringkali tidak tepat waktu. Menurutnya, hal ini harus segera diperbaiki baik dari sisi manajemen kerja maupun sistem pembiayaan agar memberikan manfaat nyata bagi warga.

Setelah berdiskusi selama dua jam, akhirnya disepakati bahwa laporan pertanggungjawaban diterima oleh masyarakat. Namun penerimaan tersebut disertai syarat penting, yaitu perbaikan total sistem pembukuan dan peningkatan kualitas layanan yang ada.

Menutup acara, Camat Bulakamba menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat. Ia berharap forum ini menjadi awal perubahan yang lebih baik. Dengan dana yang telah digelontorkan hampir mencapai Rp300 juta, BUMDes Jubang kini dituntut untuk bekerja secara profesional. Transparansi bukan lagi sekadar harapan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi agar lembaga ini benar-benar membawa kesejahteraan bagi seluruh warga desa.

 

(BN24)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News