Brebesnews24.com
BUMIAYU, Selatan BREBES | – Di tengah suasana bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, Pasar Wage Bumiayu Selatan Kabupaten Brebes terasa lebih hangat dengan suasana kebersamaan. Pada hari Jumat (6/3/2026), tepat di depan Pom Bensin Pasar Wage, Puluhan bahkan ratusan warga yang tengah mengisi waktu menjelang waktu berbuka puasa – atau yang akrab disebut ngabuburit – berkumpul dengan antusiasme yang terlihat jelas di wajah masing-masing. Mereka datang bukan hanya untuk menunggu tanda berbuka, tetapi juga untuk merasakan kehangatan gerakan berbagi yang digawangi oleh Persatuan Sedulur Bumiayu Motor (PSBM) dengan tema “PSBM Peduli PSBM Berbagi, Satu Takjil Rekatkan Rasa”.
Baleho bertuliskan nama kegiatan dan logo PSBM terpampang jelas di lokasi acara, sementara meja panjang yang disiapkan sudah dipenuhi berbagai jenis takjil yang menggugah selera. Dari kolak biji salak yang hangat, es buah segar, hingga kue-kue tradisional khas Ramadhan seperti lupis dan wajik, semua disiapkan dengan penuh cinta untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada siapa saja yang datang.


Suasana ramai namun tetap teratur, dengan Anggota PSBM yang dengan ramah menyajikan takjil kepada setiap warga yang datang, baik yang sedang duduk santai di sekitar lokasi maupun yang lewat dan berhenti sebentar untuk mengambil bekal berbuka.
Ketua PSBM, Wawan Priyono, yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan makna mendalam di balik acara berbagi takjil kali ini. “Kegiatan berbagi takjil ini bukan hanya sekadar berbagi makanan untuk berbuka puasa,” ucapnya sambil membantu menyajikan takjil kepada warga. “Ini merupakan semangat guyub, rukun, dan membersamai masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa. Kita ingin memompa nilai-nilai positif di bulan yang mulia ini – nilai kebaikan, kepedulian, dan rasa persaudaraan yang tidak mengenal batasan.”
Tak berhenti sampai di situ, acara ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Adhikara Pendampingan Hukum, sebuah unit layanan yang dikelola PSBM khusus untuk kaum yang termarginalkan. “Kita menyadari bahwa banyak teman-teman masyarakat yang terkadang kesulitan mengakses bantuan hukum karena berbagai kendala,” jelas Wawan Priyono. “Dengan berdirinya Adhikara Pendampingan Hukum, kami berharap bisa menjadi mitra yang dapat dipercaya untuk membantu mereka mendapatkan akses keadilan yang layak. Hari ini, selain berbagi takjil, kami juga ingin menyampaikan bahwa PSBM tidak hanya peduli dengan kebutuhan materi, tetapi juga dengan kesejahteraan dan hak-hak masyarakat.”


Antusiasme masyarakat sangat terasa dalam acara ini. Bapak Suroso, salah satu warga yang datang ngabuburit dan menerima takjil, mengaku merasa sangat terbantu dan tersentuh. “Sangat bagus sekali kegiatan ini,” ucapnya dengan senyum lebar. “Kita bisa bertemu dengan tetangga-tetangga lain, berbagi cerita sambil menunggu berbuka, dan juga mendapatkan takjil yang bisa kita nikmati bersama keluarga di rumah. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya.”
Saat azan maghrib berkumandang, seluruh peserta acara bersama-sama mengucapkan Syukur dan segera menikmati takjil yang telah dibagikan. Suasana kebersamaan terasa semakin mendalam, dengan suara tawa dan saling menyapa yang mengisi udara sekitar lokasi.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 16.30 hingga menjelang waktu berbuka puasa berhasil menghadirkan momen kehangatan yang tak terlupakan bagi semua yang ikut serta, serta mempertegas komitmen PSBM sebagai organisasi yang selalu dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap kesejahteraan mereka..
(BN24)

