Brebesnews24.com
BREBES | – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes yang berlangsung di Desa Cikuya menjadi ajang bagi para petani untuk menyampaikan kebutuhan akan pendampingan teknis dalam mengelola usaha tani mereka, selain harapan akan perbaikan infrastruktur jalan.
Pada Selasa (24/02/2026), salah seorang petani jagung lokal, Suparto (42), menyampaikan permasalahan yang dihadapi kepada Bintara Pertama (Serda) Joko Wijaya, anggota Koramil 14/Banjarharjo yang bertugas di lokasi TMMD. Suparto mengungkapkan bahwa produktivitas tanaman jagungnya menurun signifikan akibat serangan hama dan penyakit, khususnya penyakit bulai yang menyerang daun dan menghambat pertumbuhan tanaman.
“Kami menghadapi kesulitan dalam mengendalikan penyakit dan memilih pupuk yang tepat. Banyak petani di sini tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang praktik budidaya jagung yang baik, sehingga hasil panen tidak optimal,” ujar Suparto dengan nada khawatir.


Selain permasalahan kesehatan tanaman, para petani juga mengaku masih kurang memahami tentang pemanfaatan pupuk organik dan anorganik secara efisien, serta teknik pengelolaan lahan yang sesuai untuk meningkatkan kesuburan tanah. Mereka berharap melalui komponen non-fisik program TMMD, pihak terkait dapat menghadirkan narasumber dari dinas pertanian untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan langsung di lapangan.
“Kami berharap agar program TMMD tidak hanya memperbaiki jalan untuk memudahkan distribusi hasil panen, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan agar kami bisa menghasilkan panen yang lebih baik,” tambah Suparto.
Menanggapi hal tersebut, Serda Joko Wijaya menyatakan bahwa aspirasi petani akan dicatat dan dilaporkan kepada pimpinan untuk disinkronkan dengan pihak dinas pertanian setempat. Menurutnya, upaya peningkatan kapasitas petani merupakan bagian penting dari tujuan TMMD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami akan mengkomunikasikan kebutuhan ini agar dapat dijadwalkan dalam kegiatan penyuluhan non-fisik TMMD. Dengan demikian, perbaikan infrastruktur jalan dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas hasil pertanian para warga Desa Cikuya,” jelas Serda Joko Wijaya.
(BN24)

