Brebesnews24.com
BREBES | – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bergerak cepat menangani dampak banjir besar yang melanda Kecamatan Bumiayu akibat cuaca ekstrem. Dua unit alat berat dikerahkan untuk melakukan sodetan alur sungai guna mencegah luapan air kembali menghantam tebing dan permukiman warga.
Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Brebes bagian selatan, Jumat Pagi hingi dini hari.
Sejumlah kecamatan terdampak, di antaranya Kecamatan Sirampog, Bumiayu, dan Paguyangan. Bencana yang terjadi meliputi banjir bandang, longsor, pergerakan tanah, serta pohon tumbang yang mengakibatkan kerusakan rumah warga dan infrastruktur.
Berdasarkan laporan lapangan, kejadian mulai terpantau sejak pukul 05.15 WIB dan terus berkembang hingga sore hari ini, Bencana terparah terjadi di Kecamatan Bumiayu. Banjir besar di Kali Keruh kembali merusak jalan kabupaten ruas Adisana–Cilibur. Badan jalan tergerus dan talud penahan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan tinggi sekitar 5 meter dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Desa Dukuhturi menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Di Dukuh Kalker RT 05 RW 01, banjir Kali Keruh menyebabkan tiga rumah hanyut, tiga rumah rusak berat, serta tiga rumah lainnya dalam kondisi terancam. Puluhan jiwa terdampak dan sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, di RT 01 RW 01 Desa Dukuhturi, sedikitnya tujuh rumah dilaporkan rusak berat atau hanyut terbawa banjir, dan empat rumah lainnya terancam. Di Desa Kalierang, Dukuh Krajan 1 RT 01 RW 01, tercatat sebanyak 11 rumah warga terdampak akibat luapan banjir.


Bupati Brebes Hj, Paramitha Widya Kusuma.,SE.,MM. melalui Wakil Bupati Brebes Wurja, SE, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahroni, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Bumiayu, Sabtu (24/01/2026).
Turut mendampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Moh. Zudan Fanani, SH selaku Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDATARU), La Ode Vindar Aris Nugroho, A.P., M.Si. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Drs. Budhi Darmawan, M.Si. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Brebes, drh. Ismu Subroto, M.Si. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Direktur RSUD Brebes, Camat Bumiayu, Cecep Aji Suganda, AP, M,Si. serta pejabat terkait lainnya.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati dan Sekda Brebes menegaskan bahwa langkah darurat segera dilakukan dengan mengerahkan dua unit alat berat untuk membuat sodetan alur sungai. Langkah ini bertujuan mengalihkan arus air agar tidak kembali menghantam tebing sungai dan permukiman warga yang berpotensi memperparah kerusakan.
Pemkab Brebes juga memastikan penanganan darurat terus dilakukan sembari melakukan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak, serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
Kontributor: (BN24)

