BerandaBERITAMomen Bahagia Berubah Duka: Santriwati Tenggelam di Curug Kanesia Saat Berfoto, Tim...

Momen Bahagia Berubah Duka: Santriwati Tenggelam di Curug Kanesia Saat Berfoto, Tim SAR Bergerak Cepat

Brebesnews24

BANYUMAS | – Suasana riang yang seharusnya menjadi pelepas penat berubah menjadi tragedi memilukan di kawasan wisata Curug Kanesia, Baturaden, Kabupaten Banyumas, Selasa (12/5/2026) Seorang santriwati bernama Anindita (16) asal Majenang, Cilacap, meninggal dunia setelah terpeleset dan tenggelam saat sedang berfoto di dekat aliran air terjun yang licin.

Kejadian bermula ketika rombongan santri dari Zamzam Integrated Islamic School (ZIIS) mengikuti kegiatan pembelajaran di Gedung Diklat Baturaden. Saat jam istirahat, sejumlah santri termasuk korban memanfaatkan waktu luang untuk berkunjung ke lokasi wisata populer tersebut. Sekitar pukul 09.00 WIB, suasana mendadak berubah panik saat Anindita kehilangan keseimbangan, terpeleset di bebatuan basah, dan jatuh langsung ke aliran air yang deras. Rekan-rekannya yang ada di lokasi tidak mampu memberikan pertolongan tepat waktu, sehingga pihak sekolah segera melapor ke kepolisian dan tim penyelamat.

Mendapat laporan darurat, Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto, langsung mengerahkan tim gabungan dari SAR Banyumas dan Kantor SAR Cilacap lengkap dengan peralatan penyelaman, komunikasi, dan keselamatan. Tim tiba di lokasi pada pukul 10.08 WIB dan segera melakukan pemetaan lokasi serta pencarian. Hanya berselang tujuh menit, korban berhasil ditemukan. Tim langsung melakukan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo pada pukul 10.18 WIB, namun nyawa korban tidak tertolong.

Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur tim penyelamat, kepolisian, dan TNI yang terlibat mengakhiri tugas dan kembali ke satuan masing-masing.

Peristiwa nahas ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengunjung wisata alam. Kawasan seperti air terjun dan aliran sungai memiliki kontur bebatuan yang licin, arus yang tidak terduga, dan risiko kecelakaan tinggi. Amin Riyanto mengimbau agar wisatawan selalu waspada, tidak mendekat ke tepian berbahaya, dan mematuhi rambu peringatan keselamatan.

Berfoto indah memang mengasyikkan, namun keamanan dan kewaspadaan harus tetap menjadi prioritas utama agar momen liburan tidak berakhir dengan duka.

(BN24)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News