Brebesnews24.com
Bantarkawung, BREBES | – Di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, semangat gotong royong yang menjadi budaya luhur bangsa tercermin nyata melalui aksi warga dua desa, yakni Karangpari dan Telaga. Pada Minggu (29/3/2026), ratusan warga berkumpul untuk memperbaiki plat deker dan jalan rusak yang terletak pada jalan poros kabupaten, termasuk bagian jembatan yang telah berlobang akibat dampak cuaca dan usia pemakaian.
Perbaikan ini berawal dari inisiatif bersama masyarakat, yang menyadari bahwa jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil bumi pedesaan. Semua biaya yang dikeluarkan bersumber dari dana swadaya murni yang terkumpul melalui kontribusi sukarela dari warga kedua desa.
Kepala Desa Karangpari, Fitriyani S.Sos, di lokasi kerja bakti, mengungkapkan apresiasi yang mendalam. “Warga menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam kegiatan ini. Langkah positif ini menjadi bukti bahwa kita bisa bekerja sama untuk menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama,”
Fitriani menambahkan bahwa fokus perbaikan di Desa Karangpari mencakup tiga titik plat deker sepanjang ruas jalan dari Dukuh Parasi hingga Dukuh Cilimus. “Rusaknya plat deker terjadi pasca musim hujan lebat dan banjir yang mengguyur wilayah ini beberapa waktu lalu, membuat kondisi jalan menjadi tidak aman,” jelasnya.


Sementara itu, di lokasi kerja bakti di Dukuh Ciwaringin Rt.06/01, Desa Telaga, Kepala Desa H.Rosad beserta Sekretaris Desa Tusman menjelaskan bahwa plat deker yang diperbaiki merupakan bagian dari saluran air yang dibangun sekitar tahun 1993. “Karena sudah berusia lebih dari tiga dekade, kondisinya menjadi rapuh dan akhirnya mengalami keretakan serta lubang yang cukup dalam. Kondisi ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap H.Rosad.
Selain memperbaiki plat deker dan menutup lobang jalan, warga juga secara bersama-sama membersihkan saluran air yang telah tergenang gulma dan sampah, sehingga fungsi drainasenya dapat kembali optimal.
“Gotong royong bukan hanya sekadar kegiatan kerja sama, tetapi juga merupakan ikatan yang memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antarwarga. Nilai luhur ini harus kita jaga dan lestarikan dari generasi ke generasi,” tegas H.Rosad sambil menyampaikan penghargaan kepada seluruh warga yang terlibat.
Meskipun telah ada upaya swadaya dari masyarakat, pemerintah desa mengakui bahwa beberapa titik plat deker dan jalan masih membutuhkan perbaikan yang lebih menyeluruh..
Perihal ini juga ditegaskan oleh Kepala PU UPT Wilayah Bantarkawung, Siswanto ST, saat dikonfirmasi Media Brebesnews24.com “Insya Allah, pada tahun 2026 ini kita akan melaksanakan perbaikan plat deker di ruas jalan poros Desa Telaga-Karangpari. Untuk ruas jalan dari Dukuh Parasi hingga Dukuh Cilimus, kami telah melakukan survei lokasi dan akan berusaha agar perbaikan bisa terealisasikan dalam waktu yang sama,” jelasnya.
(BN24)

